Langsung ke konten utama

Masih Ragu Investasi di Pasar Modal?


Oleh: Cepy Suherman

Kita semua tahu bahwa investasi itu penting. Jangankan kita yang penghasilannya pas-pasan (hehehe), orang kaya sekalipun butuh investasi. Ada yang berinvestasi dengan tujuan untuk melindungi asetnya dari penurunan nilai akibat inflasi, bahkan ada juga yang menekuni investasi guna menambah penghasilan.

Marketwatch.com

Investasi diperlukan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Lalu pertanyaannya, di manakah tempat yang aman dan menguntungkan bagi calon investor yang ingin mulai menginvestasikan dananya?

Pasar Modal: Media Investasi yang Aman dan Menguntungkan
Sebenarnya ada banyak media ataupun instrumen yang dapat digunakan investor untuk mengembangkan asetnya. Paling tidak ada dua kelompok instrumen investasi yang dapat dipilih, yaitu:
1.  Aset Riil
Aset riil adalah aset yang memiliki bentuk fisik (berwujud). Contohnya: rumah, tanah, apartemen, dan emas. Nilai aset riil ini umumnya cenderung meningkat tiap tahun. Hanya saja sifatnya relatif tidak likuid, alias tidak mudah dicairkan pada saat dibutuhkan.

wealthhow.com

2.  Aset Finansial
Aset finansial adalah aset yang tidak memiliki bentuk fisik. Contohnya: saham, obligasi, reksadana, dan sebagainya. Aset finansial ini relatif lebih mudah dicairkan saat dibutuhkan.

m.republika.co.id

Berinvestasi pada aset riil ataupun aset finansial sama-sama baik dan menguntungkan. Namun selain menguntungkan, investor pun juga butuh jaminan keamanan, bukan?

Nah, bicara masalah keamanan, pasar modal adalah salah satu media (wadah) investasi yang paling aman. Kepentingan dan keamanan investor dijamin oleh Undang-Undang Pasar Modal.

Salah satu upaya yang dilakukan regulator untuk meningkatkan keamanan dalam berinvestasi di pasar modal ialah dibentuknya Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF).  Lembaga ini dibentuk dengan tujuan menyediakan dana perlindungan bagi pemodal yang kehilangan asetnya akibat hal-hal yang telah ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), misalnya akibat adanya penipuan.

www.indonesiasipf.co.id

Ganti rugi yang diberikan yaitu dalam bentuk dana sebesar nilai aset pemodal yang hilang, atau sesuai batasan paling tinggi yang ditetapkan oleh OJK. Besarannya yaitu maksimal Rp100 juta per pemodal. Jadi, investor tidak perlu pusing ataupun was-was jika asetnya dihilangkan atau ditipu.

Catatan: jika kamu rugi akibat turunnya harga saham atau nilai unit penyertaan reksadana, itu tidak mendapat penggantian ya. Itu sih bagian dari risiko investasi... hihihi.

Perlindungan Bagi Investor Pasar Modal
Untuk lebih meyakinkan para calon investor agar dapat berinvestasi di pasar modal dengan aman dan nyaman, pihak regulator pasar modal membentuk dua lembaga penting yang terkait dengan transaksi Efek di pasar modal, yaitu Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

1.  Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)
KPEI adalah salah satu lembaga regulator yang diberi kewenangan untuk membuat dan menerapkan peraturan terkait fungsinya sebagai Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP) di pasar modal Indonesia. Aktivitas KPEI selalu berada di bawah pengawasan OJK.
www.kpei.co.id

Tugas utama KPEI yaitu menjalankan kegiatan kliring dan fungsi penjaminan penyelesaian transaksi bursa. Dengan kata lain, KPEI ini akan menjamin bahwa pihak pembeli akan memperoleh saham yang dibelinya pada tanggal jatuh tempo.

Sebaliknya, pihak penjual pun dijamin akan menerima uang hasil penjualan sahamnya pada waktu jatuh tempo transaksi. Dengan adanya KPEI, kejadian gagal serah ataupun gagal bayar dapat dihindarkan.

2.  Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Berbeda halnya dengan KPEI, KSEI merupakan lembaga yang memberikan jasa penyimpanan dan penyelesaian transaksi Efek. Kegiatan KSEI meliputi: penyimpanan Efek dalam bentuk elektronik, penyelesaian transaksi Efek, administrasi rekening Efek, distribusi hasil corporate action, dan jasa-jasa terkait lainnya.

www.ksei.co.id

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para investor dalam bertransaksi, seluruh penyelesaian dan penyimpanan Efek dilakukan secara elektronik. Bahkan sejak 2002 perdagangan saham sudah dilakukan secara scriptless (tanpa dokumen fisik) sehingga lebih efisien dan aman.

Demi memudahkan investor dalam memonitor portofolio Efek dan dana miliknya, KSEI menyediakan fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) generasi terbaru atau AKSes Next Generation (AKSes Next-G). Fasilitas ini disediakan dengan tujuan untuk meningkatkan perlindungan investor dan transparansi informasi pasar modal Indonesia.

BeritaSatu.com

Dengan pemantauan secara berkala melalui fasilitas AKSes Next-G, investor dapat membandingkan laporan yang disampaikan Perusahaan Efek dan Bank Kustodian secara berkala dengan data yang tersimpan di KSEI. Hal ini penting untuk memastikan bahwa portofolio investasi milik investor tidak disalahgunakan oleh pihak lain.

Inovasi KSEI lainnya yaitu menyediakan Single Investor Identification (SID). SID ini bisa dikatakan KTP-nya investor pasar modal Indonesia. Setiap investor hanya memiliki satu SID.

www.ksei.co.id

SID memudahkan investor dalam memantau portofolio Efek-nya, data mutasi, serta instruksi yang terkait dengan transaksi yang dilakukannya di BEI. Pemberian SID bagi tiap investor juga memudahkan otoritas pasar modal dalam melakukan pengawasan atas seluruh transaksi Efek yang dilakukan oleh investor. Dengan demikian, penyalahgunaan dan penyelewengan rekening nasabah dapat dihindari.

Penutup
Berinvestasi di pasar modal memang aman. Meski demikian, bukan berarti bahwa tidak akan ada lagi kasus-kasus manipulasi dana nasabah di masa mendatang. Hal tersebut bisa saja terulang kembali.


Investor yang dirugikan akibat penipuan tentu merasa sangat kecewa, sehingga kapok dan tidak mau berinvestasi lagi di pasar modal. Untuk itu pihak regulator semaksimal mungkin selalu berusaha melindungi konsumen melalui undang-undang ataupun lembaga-lembaga penunjang pasar modal. Dengan demikian dampak kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

Selamat berinvestasi....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Saham Murah Menggunakan Margin of Safety

Oleh: Cepy Suherman Tahukah kamu, Warren Buffet pernah berkata bahwa ada tiga kata yang paling penting dalam investasi. Tiga kata tersebut yaitu “ Margin of Safety” . Menurutnya, kata-kata (konsep) tersebut sangatlah penting bagi siapapun yang ingin meraih kesuksesan di pasar modal. tradebrains.in Bagi para value investor , margin of safety menjadi semacam strategi investasi yang wajib dipahami dan dikuasai. Dengan strategi ini, mereka bisa memperoleh saham bagus dengan harga murah, untuk kemudian dijual kembali pada harga yang lebih tinggi. Penasaran dengan strategi investasi yang satu ini? Yuk, kita simak penjelasan berikut ini. Mengenal Margin of Safety Dalam ilmu investasi, margin of safety (MOS) sebenarnya menggambarkan selisih antara harga saham ( market value ) dengan nilai intrinsik ( intrinsic value ) saham tersebut. Margin of safety atau biasa disebut juga dengan “margin pengaman” atau “batas aman” ini, adalah konsep yang dipopulerkan oleh Benjamin

Efficient Market Hypothesis: Sebuah Teori dalam Memahami Perilaku Pasar Modal

Oleh: Cepy Suherman Mempelajari pasar modal, tentu tidak akan lepas dari berbagai macam konsep dan teori yang terus dikembangkan. Salah satu “penemuan” terbesar di bidang keuangan (khususnya pasar modal) yaitu dikemukakannya sebuah hipotesis tentang pasar yang efisien ( Efficient Market Hypothesis ). Apakah kamu pernah mendengar hipotesis ini? tradebrains.in Dari sekian banyak teori keuangan, hipotesis pasar efisien dianggap sebagai salah satu teori paling penting yang wajib diketahui semua pelaku pasar modal. Konsepnya yang menarik, telah menjadikan teori ini mendapatkan perhatian yang luar biasa dan terus-menerus diuji di hampir seluruh pasar modal di dunia hingga sekarang. Penasaran, seperti apa hipotesis ini? Yuk kita simak penjelasan berikut ini. Mengenal Efficient Market Hypothesis (EMH) Efficient Market Hypothesis (EMH) pertama kali dikembangkan dari sebuah disertasi seorang ahli keuangan bernama Eugene Fama pada 1960-an, yang kemudian diperkenalkan sec

Penerapan Ekonometrika Keuangan dalam Aktivitas Trading di Pasar Modal

Oleh: Cepy Suherman Sebelum melakukan trading, para trader umumnya melakukan analisis terhadap surat berharga (efek) yang akan mereka beli, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Dalam analisis kualitatif, para trader akan mengamati model bisnis suatu perusahaan, manajemen, keunggulan kompetitif, corporate governance , regulasi, hingga pertumbuhan industri. Di sisi lain, analisis kuantitatif dilakukan dengan memeriksa laporan keuangan perusahaan. Melalui laporan keuangan ini akan diketahui mengenai nilai aset, kewajiban, kepemilikan modal, hingga proyeksi laba di masa yang akan datang. londontradinginstitute.com Salah satu metode kuantitatif yang cukup banyak dipakai dalam trading saham yaitu melalui Pemodelan Ekonometrika ( econometric modeling ). Salah satu kelebihan metode ekonometrika ini yaitu kemampuannya untuk melakukan peramalan ( forecasting ) dengan derajat probabilitas tertentu. Dalam kondisi yang penuh dengan ketidakpastian, peramalan melalui meto

Pasar Modal: Alternatif Pendanaan Modal Perusahaan

Oleh: Cepy Suherman Setiap pemilik perusahaan tentu ingin perusahaannya bisa tumbuh besar dan menguntungkan. Namun hal ini tidaklah mudah. Selain strategi dan kerja keras, tak jarang dibutuhkan pula tambahan modal yang mesti disiapkan untuk mencapai tujuan tersebut. www.iexpats.com Untuk bisa berekspansi, perusahaan dapat mengandalkan tiga alternatif sumber pendanaan. Pertama , menggunakan pendanaan internal. Sumber pendanaan ini berasal dari dalam perusahaan. Contohnya adalah laba ditahan ( retained earning ). Laba ditahan adalah bagian laba perusahaan yang tidak dibagikan kepada para pemegang saham. Besarnya laba ditahan ini tergantung jumlah laba yang diperoleh perusahaan pada periode tertentu serta ditentukan pula oleh hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mengenai seberapa besar bagian keuntungan yang akan dibagikan. Kedua , mengajukan pinjaman ke bank. Pendanaan seperti ini biasanya disebut dengan debt financing (utang). Dana atau modal yang diperoleh dari bank

Mengenal Trading Indicator Jepang Ichimoku Kinko Hyo

Oleh: Cepy Suherman Saat mendengar istilah “ Ichimoku Kinko Hyo ”, kamu pasti akan mengasosiasikannya dengan negara Jepang. Yup, istilah ini memang diambil dari bahasa Jepang yang merupakan gabungan dari kata “ Ichimoku ” yang artinya sekilas, “ Kinko ” yang berarti keseimbangan, dan “ Hyo ” yang berarti grafik. Jadi secara sederhana Ichimoku Kinko Hyo dapat diartikan sebagai grafik yang menggambarkan keseimbangan sekilas ( equilibrium at a glance ). Pinterest Ichimoku merupakan salah satu trading indicator yang banyak digunakan para trader maupun investor. Indikator ini pertama kali dikembangkan oleh seorang jurnalis asal Jepang bernama Goichi Hosada pada 1936. Dibutuhkan waktu 20 tahun bagi Goichi Hosada untuk mengembangkan dan menguji indikator ini hingga akhirnya baru dirilis pada 1969 saat ia menulis sebuah buku. videosde.eu Pada awal kemunculannya, Ichimoku hanya digunakan oleh para trader di kawasan Asia. Mereka menggunakan indikator ini dalam

Mengukur Kinerja Reksadana dengan Indikator Kuantitatif

Oleh: Cepy Suherman Setiap orang tentu ingin memperoleh keuntungan saat berinvestasi di reksadana. Untuk mencapai hal tersebut, seorang investor biasanya akan mengamati dan melakukan review atas produk-produk reksadana yang akan mereka beli. Cara paling gampang yaitu dengan menilai reksadana berdasarkan tingkat keuntungan ( return ) dengan melihat grafik perkembangan Nilai Aktiva Bersih dari waktu ke waktu. i.ytimg.com Sebenarnya ada banyak cara untuk mengukur kinerja suatu produk reksadana. Salah satunya melalui pendekatan kuantitatif dengan bermacam indikator. Penggunaan indikator ini dapat membantu investor untuk mencari produk-produk reksadana yang dapat menghasilkan return yang optimal dengan risiko yang terukur. Dan investor tentunya menginginkan memiliki produk reksadana yang menghasilkan return tinggi dengan risiko rendah. Menilai kinerja reksadana hanya dari tingkat keuntungannya saja memang memiliki banyak kelemahan. Untuk itu diperlukan beberapa indi

Modern Portfolio Theory: Panduan dalam Diversifikasi Investasi

Oleh: Cepy Suherman “ Don’t put all your eggs in one basket ” Kamu tentu pernah mendengar pepatah di atas. Dalam dunia investasi, hal ini berarti bahwa sebaiknya kamu tidak menempatkan semua modalmu dalam satu instrumen saja. Karena jika “keranjang” itu jatuh, maka “telur-telurmu” pun akan pecah semua. Tidak semua orang berani menghadapi risiko tinggi saat berinvestasi. Untuk memperoleh hasil optimal dengan risiko yang minimal, salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan diversifikasi. Caranya yaitu dengan menempatkan aset-aset ke berbagai instrumen investasi. live.staticflickr.com Banyak investor pemula yang belum sadar pentingnya melakukan diversifikasi. Padahal strategi ini dapat membantu kita dalam meminimalisir risiko, sekaligus mencapai hasil yang diharapkan. Untuk itu, melalui penjelasan berikut ini kita akan mencari tahu seberapa penting melakukan diversifikasi dalam aktivitas investasi. Pentingnya Diversifikasi Secara se

Mengenal John Maynard Keynes: Sang Bapak Makroekonomi Modern

Oleh: Cepy Suherman Bagi kamu yang kuliah di Fakultas Ekonomi (atau tertarik dengan ilmu ekonomi) mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama tokoh yang satu ini. Yup, dia adalah John Maynard Keynes . Pria yang dinobatkan sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh abad ke-20 versi Majalah Times ini, merupakan salah satu ekonom yang sangat penulis kagumi sejak lama.  The School of Life YouTube Channel Kehebatan Keynes dalam bidang teori ekonomi, terutama makroekonomi , sudah diakui oleh banyak orang. Pemikirannya telah mempengaruhi, bahkan mengubah berbagai kebijakan ekonomi di banyak negara. Atas prestasinya ini wajar saja jika Majalah The Economist menganggap Keynes sebagai Ekonom Terbesar Inggris abad ke-20. Penarasan siapa John Maynard Keynes sebenarnya? Yuk, simak penjelasan berikut. Siapa itu John Maynard Keynes? John Maynard Keynes lahir pada 5 Juni 1883 di Cambridge, Inggris. Ia merupakan putra dari John Neville Keynes , seorang dosen filsafat dan ekonom